Kemotaksis Droplet Acidic memecahkan teka – teki

Manufer teka – teki suatu perjalanan droplet melalui jalan berliku dengan gradien pH. Pada gambar hamparan, tetesan hitam menunjukkan waktu awal, sedangkan yang merah adalah kelanjutannya.
Dalam dunia keilmiahan, memecahkan teka – teki dulunya merupakan ranah dari eksperimen pesikologi. Sekarang ini ahli kimiawi mulai bertindak, tetapi mereka menyingkirkan tikus percobaan yang kuno dengan suatu tetesan cairan. Sebuah tim yang dipimpin oleh profesor ilmu kimia pada Universitas Northwestern yaitu Bartosz A. Grzybowski telah menunjukkan bahwa suatu droplet acidic dapat menavigasi dengan sukses suatu teka – teki yang komplek (J. Am. Chem. Soc., DOI: 10.1021/ja9076793).
“Saya secara pribadi menemukan sesuatu yang paling menggembirakan bahwa suatu sistem yang sederhana dapat menunjukkan tingkah laku yang kelihatannya ‘pandai’,” komentar profesor John A. Pojman dari Louisiana State University. “Pendekatan ini sangat berguna sebagai metode pemompa bagi mikrofluida atau suatu cara untuk mengubah energi kimia menjadi gerakan mekanis pada peralatan yang kecil. Saya ingin sekali melihat jika mereka dapat mengeneralisasikanhal ini kepada tipe gradien lainnya,” katanya.
Droplet, yang tersusun dari asam 2-hexyldecanoic baik pada dichloromethane atau minyak mineral, berjalan beberapa sentimeter melalui suatu teka – teki dengan gradien pH. pH ini sangat tinggi pada pintu masuk teka – tekinya dan rendah pada pintu keluarnya. Saat berada di teka – teki, droplet ini berjalan menuju pH yang rendah, dan selanjutnya begitu terus, jelas Grzybowski, ini selalu menemukan jalan yang pendek melalui teka – teki ini.
Kimiawi asam-basa dan tensi permukaannya adalah apa yang mendorong tetesan tersebut. “Reaksi interfasial antara asam pada tetesan tersebut dengan basa di salurannya menciptakan konfeksi gulungan atau ‘pilinan,’” terang Grzybowski. “Mekanik fluida memerankan hal itu bahwa pilinan yang menghadap pH yang lebih rendah lebih dinyatakan, dan sehingga tetesan tersebut secara efektif mendorong pada suatu arah.”
Pemanasan Global Meningkatkan Kapasitas Pohon Untuk Menyerap Karbon

Saat ini pemanasan global telah berada pada tingkat yang semakin mengkhawatirkan hingga diperlukan langkah-langkah untuk mencegah dan menguranginya. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menanam lebih banyak pohon dan melindungi hutan. Pohon dan tetumbuhan lainnya menyerap karbon dioksida selama proses fotosintesis. Proses ini mampu mengurangi gas rumah kaca yang paling melimpah di atmosfer tersebut dan menyimpannya di dalam jaringan kayu.
Suatu riset terbaru yang dipimpin oleh Jerry Melillo dari Marine Biological Laboratory (MBL) selama 7 tahun memperlihatkan bahwa pemanasan global dapat mempengaruhi kapasitas penyimpanan karbon dari pohon. Studi ini dilakukan di hutan Harvard tengah kota Massachussets dengan luas sekitar seperempat acre (sekitar 1000 m2). Hutan ini dihangatkan secara buatan sekitar 9°F di atas suhu normal untuk mensimulasikan keadaan pemanasan global dan respon tumbuhan terhadap kondisi tersebut.
Studi sebelumnya menjelaskan bahwa naiknya temperatur tanah dapat meningkatkan dekomposisi materi organik tanah sehingga pelepasan karbon dioksida juga meningkat. Tetapi studi ini juga menunjukkan bahwa temperatur yang lebih hangat menstimulasi tumbuhan untuk menyerap lebih banyak karbon sebagai jaringan kayu. Hal tersebut dipengaruhi oleh senyawa nitrogen yang terbentuk saat temperatur tanah meningkat. Sebagian besar hutan di daerah subtropis hingga sedang, seperti di daerah Amerika Utara, Eropa, dan Eurasia kekurangan senyawa nitrogen untuk tumbuh kembangnya. Sehingga dengan meningkatnya senyawa nitrogen yang diserap tumbuhan dapat mempercepat pertumbuhannya.
Pemanasan pada tanah membuat senyawa nitrogen yang terdapat pada materi organik tanah terlepas sebagai senyawa nitrogen anorganik seperti ammonium. Ammonium merupakan komponen utama yang terdapat pada pupuk buatan. Ketika tumbuhan menyerap senyawa nitrogen anorganik ini pertumbuhannya akan semakin cepat dan mampu menyerap lebih banyak karbon.
Proses biologis yang menghubungkan pemanasan tanah, meningkatnya penguraian materi organik, peningkatan senyawa nitrogen, dan peningkatan pertumbuhan pohon terlihat berhubungan erat untuk hutan daerah subtropis. Namun hasil studi ini kurang relevan diterapkan untuk hutan tropis karena studi ini dilakukan di daerah hutan subtropis yang kekurangan nitrogen. Sementara hutan tropis melimpah akan senyawa-senyawa nitrogen.
Posted by #rakmutublas
PREDATOR (anti anak WADUL)

Predator adalah binatang atau serangga yang memangsa binatang atau serangga lain.
itu adalah pengertian dari kebanyakkan orang,,
namun predator bagi kami adalah satu komunitas/organisasi yang berasaskan pada kekompakan antara anggota.]
Satu lagi ada Istilah predatisme adalah suatu bentuk simbiosis dari dua individu yang salah satu diantara individu tersebut menyerang atau memakan individu lainnya satu atau lebih spesies, untuk kepentingan hidupnya yang dapat dilakukan dengan berulang-ulang. Individu yang diserang disebut mangsa.
Dan bagi kami predatisme adalah suatu bentuk simbiosis dari tigabelas individu yang semua individu tersebut menyerang atau menjagal satu individu khusus,untuk kepentingan bersama yang dapat dilakukan dengan berulang-ulang.satu individu yang dijagal disebut target
KARENA KAMI ADALAH PARA PREDATOR,,,
Dan inilah kami,,,
PREDATOR adala komunitas/organisasi yang dibentuk tangaal 23-04-2010,,atau yang kami sering sebut 234,,dan kami terbentuk karena satu tekad yaitu membrantas AW (son call mother),karena kami tidak mau melihat ada AW berkeliaran lagi diBUMI. kami beranggotakan 13 orang yang memiliki kemampuan masing – masing:
1. IPANK
Adalah ketua kami yang terpilih di PEKETPRE (pemilihan Ketua PREDATOR),
Memiliki kemampuan yaitu menciptakan permainan stupid dan memiliki panggilan akrab yaitu PILAK.
2. MOCCO
Adalah korlap atau yang sering disebut kordinasi lapangan,,kerjaannya adalah mencari tempat yang aman untuk dijadikan sebagai tempat Rapat Predator,,
Memiliki kemampuan yaitu otak dari segala sesuatu (pendapat para anggota),dan memiliki panggilan akrab yaitu NGEPET.
3. MYKA
Adalah menteri dalam negeri PRE dan salah satu anggota yang paling banyak bicaranya ,,
Memiliki kemampuan berani mengutarakan pujian – pujian maut terhadap target, dan memiliki panggilan akrab yaitu KATIK.
4. TONY
Adalah BINGRUSAN (Biang Kerusuhan)dan merupakan satu – satunya anggota yang banyak bicara tidak dengan suara namun dengan tindakan,
Memiliki kemampuan yaitu Talk Less Do more atau bisa dibilang ngomong sedikit langsung jagal, dan memiliki panggilan akrab yaitu MENTO.
5. SAKTI
Adalah anggota yang berawal dari nol dan terus beradaptasi sehingga sekarang menjadi anggota yang pernah terhormat karena (tunggu kisah berikutnya)
Memiliki kemampuan yaitu kendel disegala bidang dan tidak sering juga menggambil resiko yang memalukan ,,dan memilki panggilan akrab yaitu KUMIS.
6. DANIS
Adalah anggota yang cukup kreatip,karena banyak ide-ide gila yang diluangkannya untuk menggarapi sang target,
Memiliki kemampuan yaitu ide gila,,dan memiliki panggilan akrab yaitu PENTONK.
7. GHANI
Adalah anggota yang bekerja dalam seksi perlengkapan perang, dan sangat smart dalam ekting,bisa disebut juga mata – mata yang bahasa inggris nya sepay,namun sering melalukan over ekting yang membuat para anggota ikut ekting juga,,
Memiliki kemampuan yaitu memata – matai target,,dan memiliki panggilan akrab yaitu AUSS.
8. HALIM
Adalah anggota yang merupakan anggota yang berani ke-2 setelah MENTO,,
Memiliki kemampuan yaitu ancaman Maut,,maksudnya (tunngu cerita berikutnya)
Dan memiliki panggilan akrab yaitu TELONYOR MUDA.
9. OKDIYAN
Adalah anggota yang sangat pandai dalam bidang nyamar menyamar khususnya dimalam hari,,
Memiliki kemampuan yaitu mulut setan (setiap kata-kata yang keluar bentuknya kaya setan semua,,,) dan memiliki panggilan akrab yaitu I-RENK.
10. RIDHO
Adalah anggota ke -2 yang BINGRUSAN (Biang Kerusuhan)dan merupakan satu – satunya anggota yang banyak bicara tidak dengan suara namun dengan tindakan) dan setiap tindakan tidak dipikir dengan Otak melainkan dengan _ I _ u _ g (tebak sendirii!!!)
Memiliki kemampuan yaitu Rubes Wagu,,pokoknya kalau rubes paling wagu…
Dan memiliki panggilan akrab yaitu IRUNG CUNG BAE.
11. FAJAR
Adalah anggota yang paling rubes,,bukan rubes ke target melainkan ke semua anggota,,
Memiliki kemampuan yaitu RUBEZZ,,dan memiliki panggilan akrab yaitu Pak PRYIE.
13. RIZAL
Adalah anggota termuda diantara anggota yang lain,walaupun umurnya yang terbilang masih kecil namun itu sudah meggambarkan tubuhnya juga,,,
Memiiliki kemampun yaitu sebagai Mentri Luar Negeri,,,dan memiliki panggilan akrab yaitu Si UPIL SETAN.
Nanopartikel Gold Akan Menjadi Bagian Produk Sehari-hari Di Masa Yang Akan datang

Cat yang tahan lama, proses pemurnian air, computer yang lebih cepat, sol sepatu kita yang lebih kuat, dan TV yang lebih ringan dan murah semuanya akan mudah diwujudkan sekarang dengan adanya hasil penelitian dari para peneliti di Queensland University yang menemukan cara untuk medispersikan nanopartikel gold yang bahkan bisa dilakukan melalui material plastik.
Adalah seorang peneliti Adrian Fuchs, dari QUT School of Physical and Chemical Science, mengatakan bahwa dia telah mengembangkan sebuah model pendispersian logam dalam bentuk nanopartikel ke dalam material polimer atau plastik.
” Sifat dari logam akan berubah apabila mereka dibuat dalam bentuk nano sehingga dengan menggabungkan sifat unik dari nanopartikel dengan plastik maka akan diperoleh jenis komposit material baru yang dapat dipergunakan sebagai katalis, pendistribusian obat dalam tubuh, dan juga proses pelapisan (coating),” kata Dr Fuchs.
“Cat pada dasarnya adalah plastik sehingga jika nanopartikel gold ditambahkan ke dalamnya maka akan terbentuk warna yang lebih intensih (tajam) pada semua spektrum cahaya tampak. Cat yang terbentuk akan bersifat lebih memiliki daya tahan terhadap lingkungan disekitarnya.
Dr Fuchs juga mengatakan bahwa logam gold memiliki konduktifitas yang sagat baik dan sangat berguna sebagai katalis jika dicampur dengan berbagai macam jenis logam.
“Jika Anda mecampur nanopartikel gold dengan titanium oksida dengan menggunakan adonan plastik, maka Anda akan menghasilkan suatu katalis yang sangat efisien untuk memurnikan air, atom titanium dapat mengabsorbsi cahaya dan mengubahnya menjadi arus listrik yang kemudian dapat mengalir ke dalam atom gold,” katanya
Dr Fuch juga mengatakan bahwa metode yang ditemukannya untuk mendispersi nanopartikel ke dalam material plastik dapat juga diaplikasikan untuk mengenkapsulasi obat-obatan dengan material plastik sehingga dapat dipergunakan untuk pendeteksian dan pembasmian sel cancer.
Diterjemahkan dari sciencedaily.com
Gambar dari sciencedaily.com
Posted by #rakmutublas
Mengubah Polusi Panas Menjadi Energi Listrik

Peneliti dari Northwestern University telah menemukan suatu material yang dapat memanfaatkan polusi panas yang dihasilkan dari mesin kalor untuk menghasilkan listrik. Para peneliti tersebut menempatkan nanokristal garam batu (stronsium tellurida, SrTe) ke dalam timbal tellurida (PbTe). Material ini telah terbukti dapat mengkonversi kalor yang dihasilkan sistem pembuangan kendaraan (knalpot), mesin-mesin dan alat-alat industri yang menghasilkan kalor, hingga cahaya matahari dengan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibanding penemuan-penemuan serupa sebelumnya.
Paduan material ini menunjukkan karakteristik termoelektrik yang cukup tinggi dan dapat mengubah 14% dari polusi kalor menjadi listrik, tanpa perlu sistem turbin maupun generator. Kimiawan, fisikawan, dan ilmuwan material dari Northwestern University berkolaborasi untuk mengembangkan material dengan kemampuan luar biasa ini. Hasil studi mereka telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Chemistry.
“Hal ini telah diketahui selama 100 tahun belakangan, bahwa semikonduktor memiliki karakteristik dapat mengubah panas menjadi listrik secara langsung,” jelas Mercouri Kanatzidis, seorang Professor Kimia di The Weinberg College of Arts and Sciences. “Untuk membuat proses ini menjadi suatu proses yang efisien, yang dibutuhkan hanyalah material yang tepat. Dan kami telah menemukan resep atau sistem untuk membuat material dengan karakter tersebut.”
Mercouri Kanatzidis, co-author dari studi ini bersama dengan tim risetnya mendispersikan nanokristal garam batu stronsium tellurida, SrTe ke dalam material timbal (II) tellurida, PbTe. Percobaan sebelumnya pada penyertaan material berskala nano ke dalam material bulk telah meningkatkan efisiensi konversi kalor menjadi energi listrik dari material timbal (II) tellurida. Tetapi penyertaan material nano ke dalamnya juga meningkatkan jumlah penyebaran elektron, sehingga secara keseluruhan konduktivitas material ini berkurang. Pada studi ini, tim riset dari Northwestern menawarkan suatu model penggunaan material nano pada timbal (II) tellurida untuk menekan penyebaran elektron dan meningkatkan persentase konversi kalor menjadi energi listrik dari material ini.
“Kami dapat menggunakan material ini dengan menghubungkannya dengan peralatan yang cukup murah dengan beberapa kabel listrik dan dapat langsung digunakan, misalnya untuk menyalakan bola lampu,” terang Vinayak Dravid, Professor Ilmu Material dan Teknik di Northwestern’s McCormick School of Engineering and Applied Science dan juga merupakan co-author dari publikasi ilmiah ini. “Perangkat ini dapat membuat bola lampu menjadi lebih efisien dengan memanfaatkan polusi kalor yang dihasilkan dan mengubahnya menjadi energi yang lebih berguna seperti energi listrik, dengan persentase konversinya sekitar 10 hingga 15 persen.
Industri otomotif, kimia, batu bata, kaca, maupun jenis industri lainnya yang banyak membuang panas dalam proses produksinya dapat membuat sistem produksinya lebih efisien dengan menggunakan terobosan ilmiah ini dan dapat menuai keuntungan lebih, kata Kanatzidis yang juga mengadakan perjanjian kerjasama dengan Argonne National Laboratory.
“Krisis energi dan lingkungan adalah dua alasan utama ditemukannya terobosan ilmiah ini, tetapi ini tentu hanyalah permulaan,” kata Dravid. “Tipe struktur material seperti ini dapat saja menimbulkan dampak lain bagi komunitas sains yang tidak kami duga sebelumnya, mungkin saja di bidang mekanik seperti untuk menguatkan dan meningkatkan kinerja sistem mesin. Saya berharap, bidang lainnya dapat mengaplikasikan terobosan ilmiah ini dan menggunakannya untuk kebaikan.”
Sumber:
Northwestern University. “Breakthrough in converting heat waste to electricity: Automotive, chemical, brick and glass industries could benefit from discovery.” ScienceDaily 18 January 2011. 19 January 2011
Sumber gambar: http://www.sciencedaily.com/images/2011/01/110118143228.jpg
Posted by #rakmutublas
Kosmetik elektrokimia

Para ilmuwan di Inggris telah mengembangkan suatu penggunaan menarik untuk kosmetik. Craig Banks dan para koleganya dari Universitas Manchester Metropolitan menggunakan suatu produk pemutus antiperspirant untuk membuat sensor array mikroelektroda acak.
Sensor elektrokimiawi berdasar pada array mikroelektroda acak mempunyai keuntungan yang signifikan seperti batasan pendeteksian yang sangat rendah dan respon yang cepat. Sekarang ini mereka sedang dievaluasi di semua area mencakup biosensor dan diagnostis medis untuk penganalisaan makanan dan minuman. Bagaimanapun, reproduksitifitasan dan terbatasanya biaya pengangkutan mereka dari laboratorium hingga ke lapangan, jelas Banks.
‘Ada banyak cara untuk memproduksi array mikroelektroda acak tetapi mereka menghadapi baik tantangan secara teknologi atau memakan waktu’, katanya. ‘Bagi peralatan tersebut untuk secara luas dapat diterima, kita memerlukan metode baru dalam pembuatannya. Metode kami sangat menjanjikan karena ini memerlukan reproduksitifitasan yang benar – benar pengefektifan biaya ‘.
Kelompok ini memperlihatkan bahwa dengan menyemprotkan layar grafit murah yang diprintkan elektroda dengan antiperspirant mengubahnya kedalam array mikroelektroda dalam beberapa detik saja. Polymer pada antiperspirant melapisi permukaan elektroda, dengan meninggalkan bekas lubang berukuran mikrometer yang menunjukkan landasan elektroda tersebut, yang mana dapat diakses pada larutan yang sedang dianalisa.
Jose Pingarron, seorang ahli pada sensor elektrokimiawi dan biosensor pada Universitas Complutense of Madrid, Spanyol, menjelaskan pekerjaan ini sebgai suatu keheranan. ‘Kekuatannya adalah jelasnya kemudahan dari persiapan perakitannya dan biaya yang rendah,’ katanya, tetapi menambahkan bahwa pekerjaan lebih lanjut diperlukan unutk mengoptimalkan kinerja penganalisaannya.
Banks menggunakan array mikroelektroda untuk mendeteksi sejumlah jejak dari timbal dalam larutan. Sekarrang dia berharap untuk mampu mengaplikasikan metode sederhananya ini untuk memproduksi tipe – tipe lainnya dari array mikroelektroda untuk mengukur sasaran penganalisaan yang penting. Metode ini dapat menjadi pemroduksian masa mendatang dengan biaya efektif yang mengarah pada peralatan tersebut, tetapi pengembangan akan diperlukan untuk menaikkan prosesnya, kata Banks.
Fay Nolan-Neylan
Posted by #rakmutublas
Posted by #rakmutublas
