Archive for Januari 2012

BLEWAH anti radikal bebas


tergolong keluarga melon ini tak cuma nikmat untuk melepas dahaga. Blewah juga menyimpan banyak khasiat, di antaranya memelihara jantung, mencegah kanker, dan meredam demam.


Blewah atau melon air (Cucumis melo cantalupensis) adalah tanaman semak yang tumbuh merambat. Kulitnya berbintil-bintil dan dagingnya berwarna oranye. Blewah terdiri dari beberapa jenis, seperti ambroisa, bushwopper, minnesota, oval chaca, dan blewah manis yang tahan terhadap musim panas, kemarau, dan jamur bubuk. Untuk menghasilkan buah yang manis, tanaman ini memang perlu musim panas yang panjang.

Tinggi beta-karoten

Mungkin karena kurang enak jika dikonsumsi begitu saja, seperti halnya melon, blewah bukan termasuk buah yang dimakan sehari-hari. Padahal, kandungan nutrisi yang dimiliki sangat bervariasi.

Menurut artikel dalam situs nutrifax disebutkan, semangkuk blewah mengandung, antara lain, 3,1 mg beta-karoten; 68 mg vitamin C; 1,3 mg serat; 13 mg karbohidrat, 494 mg potasium; dan 14 mg sodium. Di samping itu, unsur kalsium, fosfor, zat besi, niasin, protein, lemak tak jenuh ganda juga dapat diperoleh dari blewah.

Sementara itu, dalam The Journal of Food Science ditulis bahwa dalam 100 gr blewah rata-rata berisi 12,69 mg magnesium; 0,03 mg mangan; 0,05 mg tembaga; 0,10 mg seng; 0,003 mg kobalt; dan 0,005 mg krom.

Mengingat kadar beta-karoten yang cukup tinggi, buah ini baik jika digunakan untuk menangkal radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung dan kanker.

Dalam panduan RDA (Recommended Dietary Allowance), terdapat anjuran agar kita mengonsumsi beta-karoten sekitar 5-6 mg per hari untuk memelihara kesehatan jantung. Merujuk saran itu, kiranya kita tak butuh langkah rumit untuk mendapatkan asupan beta-karoten. Kita cukup mengonsumsi blewah secara rutin dan jantung pun akan tetap sehat terawat.

Sepuluh besar

Nutrifax juga mengungkapkan, blewah masuk dalam daftar 10 besar buah dan sayuran pencegah kanker. Ke-10 buah dan sayuran itu adalah brokoli, blewah, wortel, kangkung, mangga, labu, cabe merah, bayam, strawberi, dan kentang manis. Blewah merupakan sumber vitamin C dan A yang sangat baik. Sesuai panduan RDA, kita disarankan mengonsumsi vitamin C paling tidak 60 mg per hari untuk melindungi tubuh dari risiko kanker.

Vitamin C juga berguna untuk menyempurnakan penyerapan zat besi yang berasal dari suplemen atau sumber zat besi selain daging. Maka, bagi ibu hamil yang umumnya mengalami anemia, mengonsumsi blewah merupakan pilihan pintar.

Blewah ternyata juga bisa diberdayakan untuk mengusir jerawat. Dalam tugas ini, dia tidak bekerja sendiri. Untuk menyembuhkan jerawat, terutama yang disebabkan gangguan hormon, perlu adanya essential fatty acids (EFAs) dan asam gamma linoleic acids (GLAs). Keduanya bekerja sama untuk mengatur kembali hormon yang terganggu. Mereka juga menurunkan produksi sebum sehingga melenyapkan sumbatan pada pori-pori kulit.

GLAs, tulis situs tersebut, bisa didapat dari sayuran berwarna hijau dan kuning, blewah, serta telur. Dia juga menganjurkan untuk mengonsumsi blewah tiga kali seminggu. Adapun kebutuhan EPAs bisa dipenuhi dari suplemen.

Dalam Ensiklopedi Juice Buah & Sayur Untuk Penyembuhan dinyatakan bahwa blewah juga berguna untuk mengatasi radang usus. Dijelaskan pula, penyakit crohn atau radang usus regional (autoimmunedisorder) merupakan kondisi kronis yang ditandai peradangan di bawah usus kecil atau di usus besar.

Blewah sangat kaya akan beta-karoten, pro-vitamin A, juga magnesium, mangan, seng, dan krom. Semua unsur itu berguna untuk mengurangi peradangan dan memulihkan luka pada jaringan mukosal secara efektif dan alami.

Perut mulas bisa disebabkan oleh rasa khawatir berlebihan, makan tergesa-gesa tanpa dikunyah sampai halus, makanan yang mengandung banyak bumbu, mengonsumsi alkohol, obat-obatan, atau penimbunan gas pada usus. Jika Anda mengalami keluhan semacam itu, minumlah jus blewah. Gula alami dan enzim yang dikandungnya berfungsi membantu penyerapan pada usus, sehingga semua keluhan itu pun teratasi. @ Endang Saptorini

Sumber : http://health.kompas.com/read/2011/03/24/14385511/Tangkal.Radikal.Bebas.dengan.Blewah
Minggu, 22 Januari 2012
Posted by #rakmutublas

sisi negatif dari kedelai....


Ratusan uji ilmiah telah menghubungkan kedelai dengan malnutrisi, gangguan pencernaan, gangguan tiroid, penurunan fungsi otak, gangguan reproduksi, mental, sistem imun, asma, diabetes, penyakit jantung dan kanker. Berlawanan dengan kepercayaan umum jaman sekarang bahwa kedelai adalah makanan yang menyehatkan, banyak bukti ilmiah telah memperlihatkan sisi negatif dari kedelai.


Note: Untuk mencegah kesalahpahaman dari pembaca, penulis menekankan kunci artikel ini:

1. Jangan dikonsumsi BERLEBIHAN, karena segala sesuatu yang sehat jika dikonsumsi berlebih akan membahayakan kesehatan.
2. Konsumsi yang ORGANIK, karena yang hibrida/GMO adalah kedelai mutasi yang tidak baik untuk kesehatan.
3. Konsumsi yang tanpa bahan pengawet dan perasa tambahan yang berlebih.
4. Kenali batas tolerir konsumsi Anda karena tiap manusia memiliki metabolisme yang berbeda-beda.
5. Jangan dikonsumsi RUTIN karena kita TIDAK TAHU susu kedelai yang dikonsumsi tersebut organik atau tidak, dan mengandung zat aditif atau tidak, KECUALI ada jaminan klaim dari produsen bahwa produk yang diproduksi adalah organik, tanpa bahan pengawet, dan ada anjuran konsumsi aman yang jelas. Tapi ingat juga dengan poin kunci 4.
6. Artikel ditulis bukan untuk menjelek-jelekan tapi untuk supaya kita bijak dalam mengonsumsi sesuatu (jangan hanya tahu baiknya saja, tapi juga tahu sisi negatifnya juga jika kita salah mengonsumsi).


.

Beresiko Memperparah Kanker

Sering diberitakan bahwa kedelai sangat bermanfaat untuk memerangi kanker. Kebenaran akan berita ini adalah ya dan tidak. “YA” MEMANG BERMANFAAT JIKA PRODUK KEDELAI TELAH TERFERMENTASI, “TIDAK” BERMANFAAT JIKA PRODUK TERSEBUT ADALAH NON-FERMENTASI.

Para pasien kanker telah diperingatkan oleh Cancer Council NSW untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker.

Hasil suatu penelitian di tahun 1996, melaporkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi kedelai mengalami epithelial hyperplasia, yaitu suatu kondisi yang menandai kanker. Penelitian lanjutan yang dilakukan setahun kemudian, membuktikan bahwa genistein (salah satu jenis isoflavon) terbukti dapat menstimulasi kanker payudara. Karena itu, wanita yang berisiko dan pernah menderita kanker payudara sebaiknya waspada bila ingin mengonsumsi produk kedelai. Pilihan yang tepat adalah produk kedelai terfermentasi.

.

Mengganggu Hormon, Menyebabkan Ketidakstabilan Emosi dan Alergi

Sudah umum diketahui bahwa kedelai mengandung komponen “serupa” estrogen (hormon wanita). Banyak wanita yang mengalami pasca menopause menggunakan produk kedelai untuk membantu masalah kewanitaan mereka karena ketidakseimbangan hormon mereka. Kedelai sangat efektif dalam mensuplai hormone-hormon yang diperlukan.

Tapi yang perlu kita pertanyakan adalah jika kedelai dapat menyediakan hormon yang cukup untuk wanita paruh baya, apa jadinya jika RUTIN DIBERIKAN KEPADA BAYI? Apa jadinya jika kedelai yang dipenuhi hormon “serupa” hormon wanita ini RUTIN DIBERIKAN KE PRIA? Begitu juga apa jadinya jika RUTIN DIBERIKAN kepada para wanita muda yang MASIH CUKUP hormon estrogennya?

Penelitian mengenai dampak produk-produk kedelai bagi manusia telah berkembang selama lebih dari 40 tahun (penelitian dimulai tahun 60-an). Selama beberapa dekade ini, telah dilakukan banyak penelitian dari dampaknya terhadap serangga, tikus, burung, sampai dengan manusia. Dari penelitian-penelitian tersebut, didapati banyak efek negatif dari kedelai non-fermentasi.

Burung yang diberi makan kedelai memperlihatkan “PENDEWASAAN DINI” di usia 2 bulan, dimana seharusnya mulai dewasa di usia 18 bulan. Ini mengakibatkan burung-burung ini menua terlalu dini dan dengan demikian cepat mati di usia muda. Tapi bukan hanya itu saja, pada burung-burung ini juga menunjukkan adanya masalah tiroid, kemandulan, dan pertumbuhan tumor.

Phytoestrogen (komponen yang dikandung kedelai) dalam banyak penelitian TELAH KUAT DISIMPULKAN beresiko mengakibatkan gangguan tiroid, gangguan sikap dan kanker. Theodore Kay dari Kyoto University Faculty of Medicine menekankan di tahun 1988 bahwa “pembesaran tiroid pada tikus dan manusia, terutama anak-anak, yang rutin diberikan kedelai telah diketahui selama setengah abad.”

Dua peneliti dari FDA (BPOM-nya Amerika), yaitu Daniel Doerge dan Daniel Sheehan, memprotes kebijakan FDA itu sendiri yang mengijinkan klaim aman kedelai bagi kesehatan jantung. Dalam surat protesnya, mereka mengkhawatirkan akan keselamatan publik dimana komponen kedelai yang dipakai sebagai estrogenik (terapi hormon) dan obat-obatan goitrogenik (pengobatan untuk tiroid) diberikan label peringatan untuk berhati-hati bila memakainya, tapi kenapa produk-produk kedelai lainnya tidak.

Bukan sekedar permasalahan hormon saja, telah ditemukan adanya hubungan antara masalah perilaku anak-anak dengan produk kedelai. Produk kedelai yang diformulasikan bagi anak-anak mengandung tingkat mangan 50 kali lebih tinggi dibandingkan ASI. Dari sini menunjukkan bahwa tingkat mangan yang terlalu tinggi dalam susu formula kedelai adalah beracun bagi otak bayi. Penelitian ini menjawab salah satu kemungkinan dari naiknya tingkat penderita ADHD dan perilaku kasar yang ada selama ini. Mangan merupakan mineral dasar yang dibutuhkan oleh tubuh kita, tapi jika berlebihan akan mengakibatkan “sindrom keracuan mangan”.

Alergi juga menjadi kekhawatiran berikutnya. Kedelai adalah salah satu makanan penyebab alergi terkuat di jaman modern ini. Dari beberapa penelitian melaporkan bahwa kedelai mengandung setidaknya 30 protein penyebab alergi. Apakah anak Anda menderita asma? Jika “Ya”, mungkin inilah saatnya Anda mengevaluasi kembali pola makan anak Anda.

.

Kandungan Berbahaya pada Produk Kedelai Non-Fermentasi

Produk kedelai terbagi menjadi 2 jenis, yaitu produk yang terfermentasi dan yang non-fermentasi. Produk terfermentasi adalah produk kedelai yang aman dan sangat baik buat kesehatan. Diantaranya adalah tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Tapi lain halnya dengan produk NON-FERMENTASI seperti misalnya tahu dan susu kedelai, karena produk ini masih banyak memiliki kandungan zat-zat berbahaya seperti:

A) Goitrogen – Ini adalah komponen yang mengganggu fungsi tiroid, dengan demikian menyebabkan hypotiroid pada individu yang sensitif dan juga beresiko menyebabkan kanker tiroid.

Ketika kita mengkonsumsi produk kedelai non-fermentasi sekali-dua kali, belum tentu langsung mengalami efeknya. Ada takaran tertentu baru kita akan terpengaruh. Berapakah takaran yang membahayakan kesehatan? Ini tergantung usia.

Berdasarkan Soy Online Service, bayi seharusnya tidak mengonsumsi kedelai sama sekali. Bagi orang dewasa, hanya dengan 30 mg isoflavone (termasuk komponen goitrogen) per hari cukup mengganggu fungsi tiroid. Takaran isoflavon yang perlu diwaspadai ini ada pada 5-8 ons susu kedelai.

B) Asam Phytic– Kedelai mengandung asam Phytic, yaitu asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya zat besi, kalsium, tembaga, dan terutama seng dalam saluran pencernaan.

Seng dibutuhkan untuk perkembangan dan berfungsinya otak serta sistem syaraf. Ia berperan penting dalam mengendalikan mekanisme kadar gula darah dan dengan demikian melindungi dari diabetes. Ia juga diperlukan untuk menjaga kesuburan.

Seng adalah komponen kunci dalam berbagai enzim vital dan berperan banyak dalam sistem imun. Asam Phytic dalam kedelai tidaklah banyak dan bagi pria terkadang dibutuhkan. Jadi kandungan asam ini tidak perlu dikhawatirkan, kecuali bagi wanita yang sedang menstruasi dan juga bagi anak-anak.

Pada proses fermentasi kandungan asam phytic ini jauh berkurang sampai pada level aman untuk segala umur.

C) Penghambat Trypsin – Komponen negatif ini mengurangi kemampuan Anda mencerna protein. Memberi bayi dan anak Anda produk kedelai yang non-fermentasi secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya. Kacang-kacangan lain yang memiliki kandungan penghambat trypsin yang tinggi adalah kacang lima.

D) Nitrat – Adalah komponen yang bersifat karsinogen (penyebab kanker), terbentuk pada saat pengeringan, dan zat beracun lysinoalanin terbentuk selama proses alkalin. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama MSG (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.

E) Phytoestrogen – Biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh, kini ditemukan sebagai faktor penyebab kanker payudara dan leukemia pada anak.

F) Aluminum – Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tapi tahukah Anda bahwa susu kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen) lebih banyak dibandingkan susu formula biasa?!

G) Mangan – Produk formula kedelai memiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti pada penyakit Parkinson. Tingkat kandungan mangan di tiap susu bayi berbeda-beda, yaitu:

* ASI mengandung 4-6 mcg/L.
* Susu formula bayi biasa (dari sapi) mengandung 30-50 mcg/L.
* Susu formula kedelai mengandung 200-300 mcg/L!!!

H) Terlalu Banyak Omega-6. Produk kedelai non-fermentasi mengandung kandungan Omega-6 yang lebih banyak dibandingkan Omega-3. Ketidakseimbangan rasio antara Omega-3 dengan Omega-6 akan membuat kita rentan terkena penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung, arthritis, asma, hiperaktif, dan depresi.

.

Dampak Bagi Anak Laki-Laki

“Pubertas dini (yang disebabkan oleh produk kedelai) bisa meningkatkan resiko anak laki-laki menderita kanker testicular di saat menjelang dewasa, karena telah terpapar berbagai hormone seks terus menerus,” ujar Marcia Herman-Giddens , peneliti dari University of North Carolina. Ketidaknormalan pada saluran kencing mereka juga ditemukan dan beberapa penelitian akhir-akhir ini telah menemukan adanya beberapa cacat lahir lahir pada ibu-ibu vegetarian yang sering mengonsumsi kedelai.

Bagi orang dewasa, tubuh telah diperlengkapi dengan sempurna untuk menetralisir efek negatif kedelai non-fermentasi. Tapi lain halnya dengan bayi yang sistem endokrinnya masih belum sempurna. Suatu penelitian menyebutkan bahwa ketika Anda memberi produk kedelai non-fermentasi pada bayi tiap harinya, itu sama saja memberikannya sesuatu yang SETARA DENGAN 5 KALI PIL KB DALAM SEHARI (BAGI ORANG DEWASA)!

Sistem endokrin bayi belum mampu mengatasi kandungan isoflavon berlebih yang ada pada produk kedelai non-fermentasi. Kandungan berlebih isoflavon memiliki sifat feminisasi, yang akan MENGAKIBATKAN UKURAN KELAMIN BAYI LAKI-LAKI JADI LEBIH KECIL DAN KECENDERUNGAN GENETIKA YANG MENGARAH KE HOMOSEKSUALITAS. Beberapa ahli mempersalahkan pengkonsumsian susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi seperti perempuan. Anda tentu tidak ingin anak Anda memiliki kelainan yang satu ini bukan?

.

Dampak Bagi Anak Perempuan

Produk formula kedelai mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi diandingkan ASI!

Para endokrinologis anak-anak di tahun 1982 telah melaporkan hasil penelitian mereka yang mendapati adanya perkembangan payudara pada anak-anak perempuan dibawah delapan tahun. Dalam penelitian pertama yang melibatkan 130 anak perempuan, 68% menunjukkan adanya perkembangan payudara sebelum mereka berusia 18 bulan! Para peneliti mendapatkan adanya hubungan antara ketidaknormalan ini dengan konsumsi produk-produk kedelai.

Anak-anak perempuan yang memasuki masa pubertas akan beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.

.

Dampak Bagi Wanita Muda

Mungkin Anda terkejut jika saya mengatakan bahwa komponen phytoestrogen pada kedelai bisa meningkatkan resiko kanker payudara. Dr. Claude Hughes, direktur dari Women’s Health Center di Cedar-Sinai Medical Center, Los Angeles mengemukakan pendapat tentang komponen kimiawi pada kedelai,”Ia (phytoestrogen) dapat mempercepat pembelahan sel-sel yang sudah menjadi kanker dari mengandalkan estrogen untuk pertumbuhan mereka (sel-sel kanker).”

Chanfeng Wang dan Mindy S. Kurzer, yang menulis “Phytoestrogen Concentration Determines Effects of DNA Synthesis in Human Breast Cancer Cells” mengatakan, “Data kami memperlihatkan adanya kemungkinan bahwa dalam kadar tertentu pada manusia, phytoestrogen, flavonoid dan lignan justru menstimulasi, bukannya menghambat, pertumbuhan tumor-tumor yang mengandalkan estrogen.”

Disamping itu juga didapati bahwa dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh, mengandung cukup komponen kimiawi yang dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Umum diketahui bahwa para wanita yang memakai pil-pil kontrasepsi lebih sering mudah marah-marah seiring adanya gangguan hormonal. Hanya dengan 100 gr dari produk kedelai, mengandung komponen estrogenik yang sama dengan satu pil kontrasepsi.

.

Dampak Bagi Pria Dewasa

Apa dampak phytoestrogen bagi pria? Para peneliti percaya bahwa kecenderungan menurunnya kesuburan pria bisa jadi dikarenakan adanya pemberian estrogen dari luar, termasuk phytoestrogen kedelai. Terdapat bukti kuat yang menunjukkan bahwa phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron (hormone pria).

Penelitian terhadap pejantan hewan-hewan juga telah banyak dilakukan, baik dari belalang sampai dengan cheetah. Dari penelitian-penelitian tersebut didapati bahwa kedelai mengakibatkan para pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma pun berkurang.

Dampaknya pada manusia terlihat lebih lambat daripada pada hewan. Tapi tetap saja berdampak negatif jika kedelai secara rutin diberikan pada pria.

Penelitian terlama akan dampak produk kedelai dimulai di tahun 1965 dengan partisipan 8.006 pria Jepang-Amerika. Dalam penelitian ini mempertanyakan tentang 27 makanan dan minuman mereka. Setelah dimonitor dan diteliti bertahun-tahun lamanya, studi/penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemberian tahu dengan “penuaan otak dini”, bahkan berhubungan dengan penyakit Alzheimer. Dr. Lon White, peneliti dalam Honolulu Heart Program ini mengungkapkan bahwa dari 27 makanan yang diteliti, tahu-lah yang menunjukkan hasil konsisten berdampak negatif bagi otak pria-pria ini.

Lon White, akhirnya menyatakan, “Yang perlu ditekankan adalah ini semua (phytoestrogen ) bukanlah nutrisi. Mereka semua tergolong obat. Mereka memiliki beberapa manfaat dan juga beberapa kerugian.”

.

Bukankah Sejarah Asia Membuktikan Kedelai Baik untuk Kesehatan?

Pernyataan ini sebagian ada benarnya juga karena kedelai memang memiliki kandungan nutrisi yang banyak dan baik untuk kesehatan. Tapi ingat bahwa produk-produk kedelai baru bisa dikatakan 100% aman jika diproses secara fermentasi.

Terus apa yang salah? Untuk mengetahuinya, mari simak penjelasan berikut.

Informasi yang mempromosikan produk kedelai selalu diarahkan pada kebiasaan makan orang Asia dan catatan sejarah kesehatan kita (orang Asia). Namun sayangnya, informasi ini kurang kritis dalam memberikan detail informasi akan kondisi bagaimana kedelai ditanam, karena hal ini mempengaruhi struktur kimia kedelai yang cenderung bertindak sebagai antiestrogen. Tekanan lingkungan, jamur, dan faktor lingkungan kedelai lainnya (termasuk fermentasi atau non-fermentasi) sangat mempengaruhi kandungan phytokimia kedelai yang berdampak pada kesehatan.

Detail bagaimana orang Asia menggunakan atau mengonsumsi kedelai kurang diperjelas. Normalnya, jauh sebelum masa-masa kedelai digombor-gemborkan sebagai produk yang sehat, pengkonsumsian kedelai bagi orang Asia masih tergolong sedikit dan biasanya dikombinasikan dengan sumber protein lain seperti daging sapi, babi, ayam, ikan, susu, dan telur. Gabungan dari protein hewan ini mempengaruhi struktur kimiawi makanan lain di dalam pencernaan kita.

Disamping itu, banyak produk-produk kedelai sebelum era modernisasi dikonsumsi dalam bentuk terfermentasi seperti misalnya tempe, kecap, dan kecambah. Proses fermentasi ini mengubah struktur kimia berbahaya kedelai menjadi hilang atau berkurang drastis.

Tapi jika dilihat dalam jaman sekarang, didapati bahwa tingkat penyakit Alzheimer lebih tinggi di orang-orang Asia dibandingkan di masyarakat negara lain. Perlu diingat juga bahwa dulu (mungkin juga sampai sekarang) kita sebagai orang Asia menganggap tempe-tahu adalah makanan murahan dan tidak mengonsumsinya sebagai menu utama kita. Kita dulu lebih banyak mengonsumsi nasi, sayur, telur dan daging daripada produk-produk kedelai.

Seberapa banyakkah kedelai dikonsumsi oleh orang Asia SEBELUM MASA MODERNISASI? Sebenarnya tidak banyak, berbeda dengan klaim yang perusahaan sering nyatakan, kedelai sebenarnya tidak begitu banyak dikonsumsi oleh orang Asia SEBELUM MASA MODERNISASI. Studi historis menunjukkan bahwa orang Asia mengonsumsi kedelai ketika ada masalah finansial atau ketika adanya kekurangan sumber makanan lain. Dan disamping itu, banyak dari kedelai yang ada diproses secara fermentasi untuk menghilangkan efek racun kedelai.

Lain halnya dengan jaman sekarang, pemanfaatan kedelai lebih dipengaruhi oleh karena faktor keuntungan ekonomi dibandingkan karena faktor kesehatan. Amerika, Jepang, Indonesia, dan negara lainnya telah “membombardir” masyarakat dengan produk-produk kedelai. Tapi lain halnya dengan Switzerland, Inggris, Australia dan New Zealand, peringatan publik yang tegas telah diberikan kepada masyarakatnya untuk secara medis mewaspadai dan memonitor penggunaan kedelai bagi bayi dan wanita hamil.

Banyak dari para vegetarian di Amerika, Eropa, dan Australia mengonsumsi sekitar 220 gram tahu dan beberapa gelas susu kedelai per hari, dua atau tiga kali dalam seminggu. Tapi porsi ini sebenarnya berlebihan dibandingkan konsumsi orang Asia sebelum masa modernisasi. Orang Asia jaman dulu biasanya mengonsumsi kedelai dalam porsi kecil menyertai makanan lainnya. Kedelai juga bukan sumber protein utama orang Asia jaman dulu, termasuk susu kedelai.

Berdasarkan penelitian KC Chang, editor dari Food in Chinese Culture, total konsumsi kalori dari kedelai bagi orang Cina di tahun 1930 hanya 1,5%, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan konsumsi daging babi sebanyak 65%.

Pernah mendengar promosi bahwa susu formula kedelai adalah aman karena bayi-bayi orang Asia telah mengonsumsinya selama berabad-abad? Pernyataan promosi ini juga salah, apalagi klaim bahwa susu kedelai lebih baik dibandingkan ASI. Yang benar adalah sejarah orang Asia JAMAN DULU menunjukkan bahwa bayi-bayi mereka sangat jarang diberikan susu kedelai.

Ernest Tso dalam tulisannya di Chinese Journal of Physiology tahun 1928, mengungkapkan bahwa susu kedelai dibeberapa daerah merupakan minuman penduduk asli di pagi hari, tapi sangat sedikit digunakan sebagai bagian dari menu utama bagi anak-anak.

Dalam tulisannya di tahun 1930, Dr RA Guy dari Department of Public Health di Peiping Union Medical College menyatakan bahwa susu kedelai tidak pernah secara umum diberikan kepada anak-anak mereka di Peiping. Minuman ini juga tidak dibuat sendiri di tiap rumah, melainkan dijual oleh pedagang keliling, dalam bentuk tidak kental dan panas, tapi diminum oleh orang-orang tua sebagai pengganti teh. Sebaliknya, susu kedelai pada masa itu dianggap tidak praktis dan susah untuk dipersiapkan bagi bayi-bayi mereka. Jadi, praktek pemberian susu kedelai bagi bayi-bayi orang Asia di jaman dulu adalah tidak umum. (Guy RA. Chinese Med J. 1936; 50:434-442).

.

Pengaruh Kedelai Buatan (GMO) Bagi Kualitas Kedelai

Lebih jauh lagi, kebanyakan kedelai jaman sekarang ditanam di lahan pertanian yang penuh dengan pestisida dan herbisida, dan banyak juga merupakan kedelai buatan (Genetically Modified). Menimbang faktor kedelai buatan, apakah ini berarti kedelai lokal aman dan tidak mengandung komponen kimia yang berbahaya buat kesehatan? Tidak juga. Kedelai asli maupun buatan (GMO) juga memiliki komponen kimia berbahaya jika tidak difermentasi, tapi GMO makin memperparah kondisi yang ada.

Ada yang berpendapat bahwa penelitian-penelitian yang menunjukkan hasil negatif kedelai adalah karena penelitian tersebut lebih banyak meneliti kedelai-kedelai buatan, bukannya kedelai asli seperti kebanyakan di Asia atau Indonesia. Tapi ini juga salah karena penelitian ilmiah mengenai dampak kedelai bagi kesehatan, telah dilakukan di TAHUN 60-AN DI BERBAGAI NEGARA EROPA DAN ASIA. Penelitian-penelitian ini juga menunjukkan dampak negatif kedelai yang pada masa itu masih alami, bukan GMO. Kedelai buatan atau GMO, baru ada di tahun 1995, diperkenalkan pertama kali oleh Perusahaan Monsanto. Selain itu, di tahun 1997, hanya ada sekitar 8% kedelai buatan diproduksi di Amerika Serikat, tapi menjadi meningkat tajam di tahun 2006, yaitu 89%.

.

Apakah Tahu Aman?

Ada yang berpendapat bahwa tahu merupakan produk yang aman. Untuk hal ini saya berpendapat bisa “Ya”, bisa juga “Tidak”. “Ya” – aman, jika Anda tidak berlebihan atau RUTIN mengonsumsinya. “Tidak” aman, jika Anda melakukan sebaliknya. Kenapa demikian? Karena sepengetahuan saya, tahu merupakan produk kedelai non-fermentasi. Itu berarti tahu juga memiliki komponen kimia berbahaya (aluminium, mangan, phytoestrogen, dll) yang masih banyak. Begitu juga dengan susu kedelai.Tapi jika ada yang tahu bagaimana membuat tahu dan susu kedelai secara fermentasi, ini adalah kabar gembira dan saya harap Anda bisa membagikan rahasianya kepada saya.

.

Tapi Saya Merasakan Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan Saya

Iya memang benar tidak bisa dipungkiri bahwa produk kedelai, termasuk yang non-fermentasi, bisa membawa dampak positif bagi beberapa orang. Tapi yang perlu dipertimbangkan adalah kedelai non-fermentasi (termasuk susu kedelai), jika RUTIN Anda konsumsi, SUATU HARI nanti akan membawa efek negatif bagi kesehatan Anda. Sesuai dengan yang dijelaskan di atas, kedelai non-fermentasi lebih cocok dikatakan sebagai obat serupa herbal dan bukan sebagai sumber nutrisi dalam keseharian kita. Anda harus bijaksana memanfaatkan produk-produk kedelai dilihat dari kebutuhan, proses, frekuensi, dan porsinya bagi Anda.

Hanya karena sebuah komponen yang ditemukan dalam makanan membantu satu bagian tubuh berfungsi dengan baik, tidak berarti bahwa komponen tersebut baik bagi seluruh tubuh. Saat memilih makanan dan minuman, pertimbangkanlah semuanya secara keseluruhan. ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU BAHAN YANG TERKANDUNG DALAM MAKANAN TERSEBUT. Contoh: susu sapi mengandung kalsium yang cukup tinggi, tapi ternyata susu sapi lebih cocok untuk anak sapi bukannya manusia dan LEBIH BANYAK membahayakan kesehatan dibandingkan manfaatnya.

Hukum yang sama juga berlaku yaitu ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU MANFAAT YANG DIMILIKI MAKANAN TERSEBUT. Contoh: kopi baik untuk menghilangkan rasa kantuk dan menenangkan pikiran, tapi jika dikonsumsi cukup banyak dan rutin, kopi bisa membawa kerugian yang menghambat produksi melatonin, mengganggu pertumbuhan janin, memperburuk kondisi diabetes, dan meningkatkan resiko serangan jantung.

Di jaman sekarang, tidak ada makanan yang 100% sempurna. Semuanya memiliki kelebihan dan kelemahan. Tapi sebagai bahan pertimbangan, nilailah prosentase baik dan buruk dari apa yang Anda konsumsi. Jika suatu makanan lebih banyak membawa kerugian dibandingkan keuntungan, adalah bijaksana jika Anda tidak mengonsumsinya (atau mengurangi pengkonsumsiannya).

Dari semua informasi yang ada mengenai manfaat kedelai, FAKTOR UANG SANGAT MENENTUKAN DI SINI, BUKAN FAKTOR KESEHATAN. Produk-produk kedelai jaman sekarang lebih tepatnya bersifat sebagai obat, sama seperti herbal, dan bukan sebagai sumber nutrisi makanan keseharian kita.

Mungkin Anda tidak setuju dengan tulisan saya, tapi daripada bertanya dan berdebat panjang lebar dengan saya, saya sarankan Anda untuk melakukan penyelidikan sendiri. Jangan percaya begitu saja terhadap informasi yang pro maupun kontra terhadap produk-produk kedelai. Cari tahu dan selidikilah kebenarannya sendiri.

Dalam penyelidikan mengenai dampak kedelai, saya mendapati LEBIH BANYAK hasil uji ilmiah yang kontra-kedelai dibandingkan yang pro-kedelai. Dan uji ilmiah ini adalah FAKTA DAN PENELITIAN ILMIAH YANG TIDAK DIMANIPULASI. Lagipula, para peneliti yang kontra-kedelai toh TIDAK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN MATERI dari penelitian-penelitian mereka yang “melawan arus”. Jadi pertimbangan akan “conflict of interest” adalah tidak mungkin dalam kasus kontra-kedelai yang selalu memberitakan fakta-fakta negatif dari produk kedelai.

Informasi-informasi kontra-kedelai ini akan banyak Anda temui secara INTERNATIONAL, bukan nasional. Manfaatkan fasilitas internet dan Anda akan mendapati bahwa informasi kontra-kedelai jumlahnya sangat banyak dan mudah ditemukan.

Di sini saya tidak melarang Anda untuk mengonsumsi kedelai… Tidak. Saya hanya memperingatkan Anda terhadap PENGKONSUMSIAN PRODUK KEDELAI YANG TIDAK TEPAT. Pilihlah produk kedelai yang terfermentasi seperti misalnya tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Mereka adalah produk-produk kedelai terfermentasi yang baik untuk kesehatan.

Namun Anda bisa juga mengonsumsi yang tidak terfermentasi asal mengikuti anjuran kunci yang telah saya sebutkan di atas, yaitu:

1. Jangan dikonsumsi BERLEBIHAN, karena segala sesuatu yang sehat jika dikonsumsi berlebih akan membahayakan kesehatan.
2. Konsumsi yang ORGANIK, karena yang hibrida/GMO adalah kedelai mutasi yang tidak baik untuk kesehatan.
3. Konsumsi yang tanpa bahan pengawet dan perasa tambahan yang berlebih.
4. Kenali batas tolerir konsumsi Anda karena tiap manusia memiliki metabolisme yang berbeda-beda.
5. Jangan dikonsumsi RUTIN karena kita TIDAK TAHU susu kedelai yang dikonsumsi tersebut organik atau tidak, dan mengandung zat aditif atau tidak, KECUALI ada jaminan klaim dari produsen bahwa produk yang diproduksi adalah organik, tanpa bahan pengawet, dan ada anjuran konsumsi aman yang jelas. Tapi ingat juga dengan poin kunci 4.
6. Artikel ditulis bukan untuk menjelek-jelekan tapi untuk supaya kita bijak dalam mengonsumsi sesuatu (jangan hanya tahu baiknya saja, tapi juga tahu sisi negatifnya juga jika kita salah mengonsumsi).

.

Healindonesia, Dt Awan (Andreas Hermawan)
Posted by #rakmutublas

Buah Surga..


Mungkin anda menyangka, buah ini asli indonesia. Tapi sebenarnya tumbuhan berguna ini berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19.

Sekarang, mari kembali ke topik utama, yaitu mengenai Manfaat Buah Sirsak bagi kesehatan. Dengan mengonsumsinya kita akan mendapatkan manfaat atau khasiat seperti berikut :

* Asam askorbat meningkatkan jumlah antioksidan dalam tubuh. Ini berjuang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh dan membantu menjaga sejumlah infeksi dan gangguan di teluk.
* Buah ini juga membantu dalam mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan yang disebabkan karena sembelit. Karena buah mengandung serat larut dan tidak larut, ia menambahkan bulk ke bangku dan memfasilitasi eliminasi mudah dari tubuh.
* Salah satu manfaat kesehatan daun sirsak bisa dilihat dalam mengobati bisul mulut secara efektif. Menumbuk halus daun dengan air dan menerapkannya pada mendidih akan membantu mengurangi ukuran borok, dalam waktu menyembuhkan mereka benar-benar dan juga mengurangi iritasi.
* Minum teh sirsak yang dibuat dengan daun sirsak meramu atau akar dalam air diketahui untuk mengurangi sakit pinggang. Sakit Pinggang adalah jenis sakit punggung, khususnya di punggung bawah atau wilayah lumbar. Secangkir teh sehari-hari juga akan membantu meringankan peradangan pada otot punggung.
* Sebuah pulp yang dibuat dengan daun sirsak segar dan air mawar jika diterapkan pada kulit akan mencegah terjadinya jerawat, komedo dan masalah kulit lainnya.
* Jus buah Sirsak, jika dikonsumsi dua kali sehari, dapat membantu mengatasi penyakit ginjal, masalah hati, infeksi saluran kemih (juga disebut sebagai uretritis) dan hematuria (atau darah dalam urin), dll
* Bagian berdaging buah, jika diterapkan untuk setiap luka akan mempercepat proses penyembuhan dan juga mencegah infeksi bakteri.
* Sebuah Rebusan bunga sirsak dan tunas muda akan membantu menyembuhkan peradangan pada sinus dan juga di tenggorokan dan hidung. Hal ini juga membantu dalam sekresi lendir untuk mengurangi iritasi.
* Anda dapat berhasil menyingkirkan kutu kepala dan bug tidur dengan menggunakan rebusan daun sirsak. Itu tidak hanya akan menghancurkan hama ini, tetapi juga menjauhkan mereka.
* Sirsak juga digunakan sebagai obat untuk batuk, demam diare, dan pencernaan. Termasuk suplemen sirsak akan menurunkan intensitas kondisi dan juga meningkatkan pemulihan.

Banyak sekali ternyata khasiat yang didapat hanya dari satu macam buah. Dan mungkin masih banyak manfaat lain yang belum diketahui oleh ahli medis.

Meskipun penampilan tak sebagus apel merah dan tak sehalus buah semangka, namun melihat banyaknya manfaat buah sirsak, apa salahnya kita menambahkannya ke dalam menu makan siang. Semoga apa yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat.

Posted by #rakmutublas

PYTDcorp




PYTDcorp,,
Adalah perusahaan yang terbentuk dari serpihan hati yang kelam,,
namun itu semua tidak akan menjadi sia - sia karena kami selalu menghasilkan karya - karya yang tidak kalah dari yang lain,,,
walaupun memang masih berupa gambar atau picture,,dan masih dalam proses pembuatan ,,,


DAN ini karya kami, ,
khusus kami persembahkan untuk DUNIA,,,,

<<<<<>>>>


kaos pytd 1..




kaos pytd 2..



kaos predatonisme..



kaos predatoor 1..



kaos predator 2..



kaos predator 3..



kaos LHMN 1..



kaos CTHm 1..



kaos AAW 1...



kaos pytd 4..



kaos blood predator,,,



kaos B.A.M.M..



kaos pytd 5..



kaos pytd batik,,



kaos pytd classic,,



kaos pytd cute..



kaos pytd logo..



inilah sebagian karya PYTDcorp...
jika tertarik komen saja pada kolom komentar,,,
"saran dan kritik diterima.."


Senin, 16 Januari 2012
Posted by #rakmutublas

Para ilmuan telah mengembangkan sebuah robot molekuler yang dapat diprogram. Robot molekuler adalah sebuah mesin sub mikroskopsi molekuler terbuat dari DNA sintesis yang bergerak diantara lokasi jalur yang terpisah 6 nano meter saja.


Andrew Turberfielddan koleganya menunjukkan kalau ilmuan lain telah mengembangkan robot berbasis DNA sejenis, yang bergerak secara otonom. Sebagiannya menggunakan rancangan dua kaki dan bergerak dengan bolak-balik menempel dan melepas dirinya dari titik jangkar sepanjang jalur DNA, kaki di atas kaki, ketika bahan bakar ditambahkan. Para ilmuan ingin memprogram robot DNA untuk berjalan secara otonom pada arah berbeda untuk bergerak dalam pola terprogram, sebuah kunci menggali potensi mereka sebagai mesin molekuler pembawa kargo.

Para ilmuan menjelaskan kemajuan menuju sasaran ini — sebuah robot yang dapat dirancang memilih dari berbagai cabang jalur molekuler, ketimbang hanya bergerak pada garis lurus. Kunci pada gerakan khusus ini adalah “jepitan bahan bakar,” sebuah molekul yang bertindak sebagai sumber energi kimia sekaligus untuk mendorong robot sepanjang jalur dan sebagai instruksi routing. Instruksi ini memberi tahu robot kemana harus bergerak selanjutnya, memungkinkan pemilihan antara cabang kiri dan kanan dari persimpangan di sebuah jalur, secara tepat mengendalikan rute robot — yang berpotensi memungkinkan transpor obat atau bahan lainnya.

Para pengarang menyebutkan dana datang dari Dewan Penelitian Ilmu Fisika dan Teknik (Engineering and Physical Sciences Research Council – EPSRC).

Sumber berita:

American Chemical Society

Referensi Jurnal:

Richard A. Muscat, Jonathan Bath, Andrew J. Turberfield. A Programmable Molecular Robot. Nano Letters, 2011; : 110128131625007 DOI: 10.1021/nl1037165
Sabtu, 14 Januari 2012
Posted by #rakmutublas

Sel yang Dapat Diprogram Ulang Bisa Jadi Kunci Penciptaan Bentuk Kehidupan Baru


Para ilmuan dari Universitas Nottingham memimpin sebuah proyek penelitian ambisius untuk mengembangkan sel biologi in vivo yang setara dengan sistem operasi komputer.



Kesuksesan proyek ini menciptakan sel yang dapat diprogram ulang dapat merevolusi biologi sintetis dan akan memberi jalan para ilmuan menciptakan bentuk kehidupan yang sepenuhnya baru dan berguna menggunakan pendekatan yang relatif bebas hambatan.

Professor Natalio Krasnogor dari Sekolah Ilmu Komputer Universitas tersebut, yang memimpin Tim Penelitian Sistem Kompleks dan Komputasi Lintas Disiplin, mengatakan: “Kami melihat penciptaan sebuah sel yang setara dengan sistem operasi komputer ini sedemikian hingga sekelompok sel dapat diprogram ulang untuk melakukan fungsi apapun tanpa butuh modifikasi pada hardwarenya.”

“Kami bicara tentang tujuan yang sangat ambisius membawa pada terobosan dasar yang akan – pada akhirnya, memungkinkan kita dengan cepat membuat prototipe, mengimplementasi, dan menurunkan entitas hidup yang sepenuhnya baru dan tidak ada di alam, mengadaptasi mereka sehingga mereka memberikan fungsi baru yang bermanfaat.”

Teknologi pengubah permainan ini dapat mempercepat penelitian dan pengembangan Biologi Sintesis, yang berhubungan dengan banyak penerapan – dari pembuatan sumber makanan baru dan solusi lingkungan baru hingga sejumlah terobosan medis baru seperti obat yang dirancang untuk pasien individual dan pertumbuhan organ baru untuk pasien transplan.

Proyek lintas disiplin ini, didanai dengan beasiswa kepemimpinan untuk Professor Krasnogor senilai lebih dari £1 juta dari Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC), melibatkan ilmuan komputer, ahli biologi, dan kimiawan dari Nottingham serta kolega akademis dari universitas lain di Skotlandia, Amerika Serikat, Spanyol, dan Israel.

Proyek ini - Towards a Biological Cell Operating System (AUdACiOuS) – berusaha melebihi biologi sistem – ilmu dibalik memahami bagaimana organisme hidup bekerja – untuk memberi para ilmuan kekuatan untuk menciptakan sistem biologis. Para ilmuan akan mulai bekerja berusaha membuat bakteri e.coli jauh lebih mudah diprogram.

Professor Krasnogor menambahkan: “ EPSRC Leadership
Posted by #rakmutublas

Menurut Penelitian Naskah Voynich Misterius Berasal dari Awal Abad ke-15


Para peneliti Universitas Arizona telah memecahkan salah satu teka-teki seputar apa yang disebut “naskah paling misterius di dunia” – naskah Voynich, sebuah buku penuh dengan gambar dan tulisan yang tidak satupun masuk akal bagi orang masa kini.



Menggunakan penanggalan radiokarbon, sebuah tim dipimpin oleh Greg Hodgins dari jurusan Fisika Universitas Arizona menemukan kalau halaman perkamen naskah ini berasal dari awal abad ke-15, membuat buku ini satu abad lebih tua dari yang diperkirakan para sarjana sebelumnya.

Naskah ini membuat Da Vinci Code tidak ada apa-apanya: berbaris teks merangkak dalam perkamen yang tua, mengalir diseputar ilustrasi-ilustrasi yang menggambarkan tanaman, peta astronomis, dan gambar manusia yang mandi – mungkin – air mancur keabadian. Pada kesan pertama, naskah Voynich tampak tidak berbeda dari karya tulis dan gambar antik lainnya.

Bahasa misterius

Namun setelah dilihat lebih dekat, tidak ada satupun yang ada disitu jelas. Karakter asing, beberapa mirip huruf Latin, yang lain berbeda dengan bahasa manapun yang diketahui, tersusun menjadi apa yang seperti kata dan kalimat, mungkin tidak mewakili apapun yang ditulis – atau dibaca – oleh manusia.

Hodgins, seorang ilmuan dan asisten profesor di jurusan Fisika Universitas Arizona dengan tugas lain di Sekolah Antropologi Universitas Arizona, terkesan dengan naskah ini.

“Apakah ini semacam cipher, atau semacam kode? Orang melakukan analisis statistik penggunaan kata dan huruf – alat yang telah lama digunakan untuk memecahkan sandi. Namun mereka masih belum menemukan jawaban.”

Sebagai seorang ilmuan kimia dan arkeolog, Hodgins bekerja dengan Laboratorium Spektrometri Massa Pemercepat Arizona (Arizona Accelerator Mass Spectrometry – AMS) milik NSF yang dibagi bersama fisika dan ilmu bumi. Timnya mampu menemukan waktu kapan naskah Voynich dibuat.

Saat ini dimiliki oleh Perpustakaan Buku dan Naskah Langka Beinecke di Universitas Yale, naskah ini ditemukan di Villa Mondragone dekat Roma tahun 1912 oleh seorang dealer buku antik, Wilfrid Voynich, saat mencari dalam sebuah kotak berisi buku-buku yang ditawarkan untuk dijual oleh Society of Jesus. Voynich mendedikasikan sisa hidupnya untuk memecahkan misteri asal usul buku ini dan memecahkan sandinya. Ia wafat 18 tahun kemudian, tanpa mengungkap satupun rahasia dari buku tersebut.

Dipercepat ke tahun 2009: dalam lantai bawah tanah gedung Fisika dan Ilmu Atmosfer Universitas Arizona, Hodgins dan sekelompok ilmuan, insinyur, dan teknisi melihat pada sebuah monitor komputer yang menunjukkan grafik dan garis. Suara mendengung dari mesin mengisi ruangan dan memberikan irama latar belakang pompa vakum yang terdengar futuristik.

Pipa baja tahan karat, melilit disekeliling ruang vakum berbadan berat, menjalar di dinding.

Ini adalah jantung Laboratorium AMS Arizona-NSF: sebuah spektrometer massa pemercepat yang mampu mencium jejak atom karbon-14 yang ada dalam sampel, memberi para ilmuan petunjuk mengenai usia sampel tersebut.

Penanggalan radiokarbon: melihat ke masa lalu

Karbon-14 adalah bentuk karbon yang langka, sebuah radioisotop, yang muncul alami dalam lingkungan bumi. Dalam lingkungan alami, hanya adasatu atom karbon-14 per satu triliun isotop karbon non radioaktif atau stabil, sebagian besar karbon-12, namun dengan sejumlah kecil karbon-13. Karbon-14 ditemukan di atmosfer dalam gas karbon dioksida.

Tanaman menghasilkan jaringannya dengan mengambil karbon dioksida dari atmosfer, dan karenanya menumpuk karbon-14 selama hidupnya. Hewan pada gilirannya menumpuk karbon-14 di jaringannya dengan memakan tanaman, atau memakan organisme lain yang memakan tanaman.

Ketika tanaman atau hewan mati, tingkat karbon-14 dalam jasadnya menurun dalam kecepatan yang teramalkan, dan karenanya dapat dipakai untuk menghitung jumlah waktu yang telah berlalu semenjak kematiannya.

Apa yang benar bagi tanaman dan hewan juga benar bagi produk yang dibuat darinya. Karena halaman perkamen Naskah Voynich terbuat dari kulit hewan, mereka dapat ditentukan usianya secara radiokarbon.

Menunjuk pada ujung depan spektrometer massa, Hodgins menjelaskan prinsip dibaliknya. Sebuah sampel karbon kecil diekstrak dari naskah tersebut dimasukkan ke dalam “sumber ion” spektrometer massa.

“Hal ini menyebabkan atom dalam sampel terionisasi,” jelas beliau, “berarti mereka sekarang memiliki muatan listrik dan dapat dipengaruhi medan magnet dan listrik.”

Terlontar dari sumber ion, ion karbon terbentuk menjadi sebuah berkas yang berlari di sepanjang instrumen dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Dengan memfokuskan berkas tersebut dengan lensa dan penyaring, spektrometer massa kemudian memecahnya menjadi beberapa berkas, masing-masing hanya mengandung satu spesies isotop dari massa tertentu.

“Karbon-14 lebih berat daripada isotop karbon lainnya,” kata Hodgins. “Dengan cara ini, kita dapat mengambil isotop ini dan menentukan seberapa banyak jumlahnya dalam sampel. Dari itu, kita menghitung usianya.”

Memotong buku berusia seabad

Untuk memperoleh sampel dari naskah tersebut, Hodgins datang ke Universitas Yale, dimana konservator sebelumnya telah menemukan halaman yang belum diikat atau diperbaiki dan menjadi yang terbaik untuk disampel.

“Saya duduk dengan naskah Voynich di meja di depan saya, dan memotong dengan hati-hati sebuah potongan perkamen dari pinggir halaman dengan sebuah scalpel,” kata Hodgins.

Ia memotong empat sampel dari empat halaman, masing-masing berukuran sekitar 1 hingga 6 mm dan membawanya kembali ke laboratorium di Tucson, dimana ia dibersihkan.

“Karena kami mengambil sampel dari pinggir halaman, akan ada banyak minyak dari jari pembaca yang terserap seiring waktu,” jelas Hodgins. “Selain itu, jika bukunya dilepas pada suatu titik, titik sampel di halaman ini mungkin bukanlah ujung melainkan pangkal, berarti akan ada banyak zat perekat di sana.”

“Metode modern yang kami gunakan untuk menentukan umur bahan begitu sensitif sehingga jejak pencemar modern dapat mengacaukan segalanya.”

Selanjutnya, sampel dibakar, membuang bahan dari senyawa yang tidak diinginkan dan menyisakan hanya karbon saja dalam bentuk abu grafit pada dasar gelas takar.

“Dalam penanggalan radiokarbon, ada sistem penuh dimana banyak orang bekerja di dalamnya,” kata beliau. “Perlu banyak keahlian untuk mengetahui waktu. Dari awal hingga akhir, diperlukan keahlian arkeologis; ada keahlian biokimia dan kimia; ada fisikawan, insinyur, dan ahli statistik. Ini adalah salah satu kerja lintas disiplin yang menyenangkan dimana berbagai ahli bekerja demi satu tujuan.”

Tim Universitas Arizona mampu menemukan usia naskah Voynich yang 100 tahun lebih tua dari sebelumnya, sebuah penemuan yang membunuh sebagian hipotesis mengenai asal usul dan sejarahnya.

Di berbagai tempat, para pakar menganalisis tinta dan warna yang menyusun tulisan dan gambar aneh naskah ini.

“Mengesankan kalau kami dapat melakukan penanggalan radiokarbon pada tintanya, namun itu sangat sulit dilakukan. Pertama, ia ada di permukaan hanya dalam jumlah kecil,” kata Hodgins. “Muatan karbon biasanya sangat rendah. Lebih jauh, mengambil sampel tinta yang bebas dari karbon yang berasal dari perkamen tempat ia dituliskan sendiri diluar kemampuan kami. Terakhir, sebagian tinta tidak berbasis karbon, namun diambil dari mineral tanah. Ia inorganik, sehingga tidak mengandung karbon.”

“Telah ditemukan kalau warna-warnanya konsisten dengan palet Renaisans – warna yang tersedia waktu itu. Namun ia tidak meberi tahu kita apapun, tidak ada yang mencurigakan disana.”

Sementara Hodgins menunjuk kalau apapun diluar aspek waktu berada di luar keahliannya, ia mengakui kalau ia sama terkesannya dengan buku tersebut seperti orang lain yang telah mencoba mengungkap sejarah dan maknanya.

“Teksnya menunjukkan karakteristik aneh seperti kata berulang atau pertukaran satu huruf dalam barisan,” katanya. “Keanehan seperti itu membuatnya sangat sulit diketahui maknanya.”

“Ada tipe-tipe cipher yang menggabungkan makna dengan omong kosong. Jadi mungkin kalau sebagian besarnya memang tidak ada artinya. Ada metode cipher lama dimana kamu punya selembar kertas dengan pola lubang yang diletakkan secara strategis. Dan ketika lubang tersebut diletakkan di atas tulisan, anda hanya cukup membaca huruf-huruf di lubang tersebut.”

“Siapa yang tahu apa yang telah ditulis mengenai naskah ini, namun tampaknya ia berurusan dengan banyak topik yang berkaitan dengan alkimia. Kerahasiaan kadang diasosiasikan dengan alkimia, dan karenanya konsisten dengan tradisi tersebut jika pengetahuan yang terkandung di dalam buku ini disandikan. Yang masalah adalah gambarnya. Lihat ke gambar tersebut: apakah botanis? Apakah organisme laut? Apakah astrologis? Tidak ada yang tahu.”

“Saya rasa naskah ini sangat mengagumkan sebagai jendela ke dalam pikiran yang sangat menarik. Menyusun ulang teka-teki ini mengasyikkan. Ia teka-teki besar yang belum seorangpun pecahkan, dan siapa yang tidak suka teka-teki?”

Download Naskah Voynich:

http://ia700305.us.archive.org/6/items/TheVoynichManuscript/Voynich_Manuscript_text.pdf

Sumber berita:

University of Arizona.
Posted by #rakmutublas

Popular Post

About

Blogroll

- Copyright © KIMIABLASS -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -